Home / Biografi Tokoh / Biografi Marissa Mayer – CEO Yahoo

Biografi Marissa Mayer – CEO Yahoo

Biografi Marissa Mayer - CEO YahooMarissa Ann Mayer dilahirkan pada tanggal 30 Mei 1975 di Wausau , Wisconsin. Ia yakni seorang eksekutif urusan ekonomi Amerika dan CEO Yahoo!. Sebelumnya , ia yakni seorang eksekutif dan juru bicara utama bagi Google. Dia yakni CEO termuda dari sebuah perusahaan Fortune 500. Mayer merupakan putri dari Margaret Mayer , seorang guru seni , dan Michael Mayer , seorang insinyur. Setelah lulus dari Sekolah Tinggi West Wausau pada tahun 1993 , Mayer dipilih oleh Gubernur Wisconsin Tommy Thompson sebagai salah satu dari delegasi untuk menghadiri Science Camp Pemuda Nasional di West Virginia. ibu Mayer yakni keturunan Finlandia. Mayer lulus dengan kebanggaan dari Stanford University dengan gelar BS dalam sistem simbolis dan M.S. dalam ilmu komputer.

Untuk kedua gelar tersebut , ia mengkhususkan diri dalam kecerdasan buatan. Pada tahun 2009 , Illinois Institute of Technology memperlihatkan Mayer sebuah gelar doktor honoris causa sebagai legalisasi atas karyanya di bidang sistem pencarian. Mayer bergabung dengan Google pada tahun 1999 yang jumlah karyawannya hanya 20 dan ia merupakan insinyur perempuan pertama perusahaan. Selama 13 tahun ia dengan perusahaan google , ia yakni seorang insinyur , desainer , manajer produk , dan seorang eksekutif. Di Google , Mayer bertanggung jawab untuk mengawasi peluncuran beberapa produk perusahaan yang paling ikonik , termasuk Gmail , Google Maps , dan iGoogle. Estetika desainnya yang tajam disebut-sebut sebagian menjadikan keberhasilan ia di Google , dan membantu perusahaan ini tumbuh menjadi salah satu perusahaan teknologi dan Internet terbesar di planet ini. Warisan Mayer paling abadi di Google yakni nuansa minimalis dalam mesin pencariannya. Beda dengan mesin pencari lain yang tampilannya “padat” , Google bernuansa minimalis , ruang putih yang cukup luas dengan warna biru cerah , merah , warna kuning dan hijau. Dialah yang paling ngotot supaya tampilan mesin pencari Google itu ”bersih” – yang tampaknya merupakan refleksi dari gayanya di luar kantor juga.

Biografi Marissa Mayer - CEO Yahoo
Mayer memegang tugas kunci di Google Search , Google Images , Google News , Google Maps , Google Books , Google Product Search , Google Toolbar , iGoogle dan Gmail. Dia juga mengawasi tata letak terkenal homepage Google , cari tanpa hiasan. Pada tahun-tahun terakhirnya dengan Google , ia yakni Wakil Presiden Lokal , Maps , dan Layanan Lokasi dan , sebelum itu , Wakil Presiden Produk Pencarian dan User Pengalaman. Marissa Mayer boleh dikata saksi hidup perjalanan Google. Ia bergabung dengan perusahaan itu semenjak masih berupa perusahaan start-up , belum menjadi titan Internet menyerupai sekarang. Seiring dengan naiknya Eric Schmidt sebagai CEO , Mayer menjadi salah satu eksekutif Google yang paling sering terlihat di muka publik dalam satu dekade terakhir. Ia kerap berbicara dalam konferensi teknologi , dan terlihat paling ”bersinar” di antara insinyur muda bidang IT yang senang ber-jeans ria.

Biografi Marissa Mayer - CEO YahooSebelum bergabung dengan Google , Mayer bekerja di lab riset UBS (Ubilab) di Zurich , Swiss , dan SRI International di Menlo Park , California. Pada tanggal 16 Juli 2012 , Mayer diangkat Presiden dan CEO Yahoo! , efektif pada hari berikutnya. Dia juga anggota dewan eksekutif perusahaan. Mayer yakni anggota dewan eksekutif dari Cooper-Hewitt , National Design Museum , New York City Ballet , San Francisco Ballet , San Francisco Museum of Modern Art dan Walmart. Mayer terpilih dalam daftar tahunan majalah Fortune perihal 50 Wanita Paling Berpengaruh dalam Bisnis pada tahun 2008 , 2009 , 2010 dan 2011. Dia menempati peringkat , masing-masing 50 , 44 , 42 dan 38. Pada tahun 2008 , pada usia 33 , ia yakni wanita termuda yang pernah terdaftar. Mayer terpilih sebagai salah satu dari Perempuan Glamour Magazine of the Year tahun 2009. Mayer menikah investor real estat komersial Zachary Bogue pada tanggal 12 Desember 2009. Pada hari yang sama Yahoo! mengumumkan mempekerjakan ia , Mayer mengungkapkan bahwa ia dan suaminya mengharapkan bayi laki-laki , karena 7 Oktober 2012.

Dikutip dari Slashgear , wanita berambut pirang tersebut akan memperoleh gaji sebesar 1 juta USD per tahunnya. Namun tentu saja gaji tersebut masih belum ditambah dengan bonus-bonus lain. Besaran bonus yang diterima oleh Mayer kemungkinan berkisar antara 2 juta USD sampai 4 juta USD. Sementara itu , menurut Wall Street Journal , Mayer yang kini tengah hamil tersebut akan memperoleh gaji sebesar 5.4 juta USD dalam satu tahun. Dan , tak menutup kemungkinan jikalau besaran gaji yang diterima oleh Mayer pada tahun depan akan meningkat sampai 20 juta USD jikalau performanya. Pundi-pundi uang yang diterima oleh Mayer dari Yahoo masih belum berhenti di situ. Yahoo juga membayar uang sebesar 14 juta USD sebagai kompensasi karena meninggalkan Google. Dia pun juga bakal mendapatkan biaya retensi senilai 30 juta USD yang akan diberikan dalam jangka lima tahun. Dan , uang ini belum termasuk uang yang diterima oleh Mayer berkat dedikasinya kepada Google. Tentu saja uang tersebut juga bukan jumlah yang kecil.

Yahoo boleh dibilang sangat beruntung mendapatkan Marissa Mayer sebagai CEO gres mereka. Wanita berambut pirang ini yakni sosok yang dikenal cerdas dengan segudang prestasi selama berkecimpung di Google. Pengalamannya yang mentereng tak bisa dipungkiri menjadi pertimbangan Yahoo memilih wanita berparas indah ini memimpin perusahaan mereka. Dikutip dari Business Insider , Selasa (17/7/2012) , setidaknya ada 4 alasan Marissa pantas dipilih , menyerupai diungkapkan narasumber yang bersahabat dengan jajaran direksi Yahoo.

Biografi Marissa Mayer - CEO Yahoo
1. Fokus
Marissa dikenal sangat fokus pada produk dan pengalaman pengguna. Dia diyakini sangat bisa menggiring perusahaan kembali ke ‘akar’ produk dan konsumennya.

2. Mentor yang baik

Di usianya yang ke-37 , Marissa sudah mengenyam banyak pengalaman dalam membimbing orang-orang di timnya. Rekan-rekannya di Google menyebut Marissa yakni mentor yang baik , terutama bagi orang-orang gres untuk menggali bakat mereka. Di Google , ia menciptakan jadwal khusus untuk melatih para Product Manager mengenai kepemimpinan eksekutif. Banyak dari mereka , kini menjadi manager di layanan terkenal menyerupai Uber , Dropbox dan Polyvore.

3. Bertangan cuek

Sebagian besar orang mungkin mempertanyakan keputusannya hijrah ke Yahoo yang ketika ini sedang dalam kondisi kurang baik. Namun Marissa yang bertangan cuek sepertinya malah tertantang mengubah keadaan tersebut. Didukung penuh jajaran direksi Yahoo untuk menjabat sebagai CEO , Marissa dipandang bisa dengan ‘men-stok ulang’ Yahoo dengan orang-orang penuh bakat.

4. Populer
Di dunia teknologi , namanya memang sudah dikenal dengan sederet prestasi. Tak heran , kabar dipinangnya Marissa oleh Yahoo menjadi kejutan besar bagi publik. Lulusan Stanford University ini beberapa kali masuk daftar 50 Most Powerful Women in Business versi majalah Fortune , bahkan menjadi wanita termuda yang masuk dalam daftar tersebut.

Itu sebabnya , Co-founder Yahoo David Filo yang masih bekerja di sana sekaligus pemegang saham terbesar pun tak ragu memberi ‘cap’ persetujuan jabatan CEO bagi Marissa.

About farrel Studio

Check Also

Biografi dan Profil Kawasaki Shozo – Pendiri Kawasaki

Biografiku.com – Kawasaki merupakan salah satu manufaktur terkenal di dunia yang berasal dari Jepang. Produk-produk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Developer Farrel Studio !!
%d blogger menyukai ini: