Home / Mesin (Engine) / Fungsi Air Vent Tube pada Karburator

Fungsi Air Vent Tube pada Karburator

Banyaknyan bahan bakar yang disemprotkan oleh nosel utama (main nosel) (ditunjukkan pada huruf A) ditentukan berdasarkan perbedaan tekanan udara (kevakuman) di dalam venturi dan tekanan atmosfir yang ada di dalam ruang pelampung (float chamber) (ditunjukkan pada huruf B). Oleh karena jumlah bahan bakar yang disemprotkan oleh nosel utama (main nosel) tergantung dengan kevakuman yang terjadi di dalam venturi, maka tekanan yang ada di dalam ruang pelampung harus sama dengan tekanan yang ada di air horn (ditunjukkan pada huruf C). Untuk menyamakan tekanan di dalam ruang pelampung dan tekanan di air horn maka dibutuhkan suatu komponen yang dapat menghubungkan antara ruang pelampung dengan air horn. Komponen tersebut bernama air vent tube. Pada dasarnya fungsi dari air vent tube adalah untuk mempertahankan atau menyamakan tekanan di dalam ruang pelampung dengan tekanan udara di air horn sehingga tekanan di dalam ruang pelampung tetap sama dengan tekanan atmosfir di air horn atau lebih mudahnya air vent tube berfungsi sebagai ventilasi di dalam ruang pelampung.
Masalah yang sering terjadi pada air vent tube :
  • Jika terjadi masalah pada air vent tube yaitu ketika air vent tube tersumbat dan filter udara (saringan udara) tersumbat kotoran, maka tekanan udara di dalam air horn akan menjadi lebih rendah di bandingkan tekanan udara di ruang pelampung. Akibatnya maka akan membuat jumlah bahan bakar yang dikeluarkan (disemprotkan) oleh nosel utama menjadi bertambah. Bertambahnya jumlah bahan bakar yang disemprotkan oleh main nosel, akan membuat campuran antara bahan bakar dan udara menjadi gemuk (kaya) sehingga akan membuat kinerja mesin menjadi menurun. Oleh sebab itu, air vent tube harus selalu dijaga dari kotoran agar air vent tube tidak tersumbat.
  • Jika baut pada air horn kendor atau gasket pada air horn rusak (terjadi kebocoran udara), maka akan mengakibatkan tekanan udara yang ada di dalam ruang pelampung akan sama besar dengan tekanan udara luar. Jika hal ini terjadi maka akan mengakibatkan jumlah bensin yang disemprotkan oleh nosel utama menjadi lebih banyak sehingga juga akan membuat campuran antara bahan bakar dan udara menjadi gemuk.

About farrel Studio

Check Also

Fungsi Lampu Rem dan Komponen Kelistrikan Lampu Rem serta Diagram Kelistrikan Lampu Rem

Lampu rem atau brake lamp atau stop lamp merupakan salah satu bagian dari sistem penerangan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Developer Farrel Studio !!
%d blogger menyukai ini: